0852 8888 2729 ign@pengajardigital.com
Model Bisnis E-Learning : Gratis atau Berbayar?

Model Bisnis E-Learning : Gratis atau Berbayar?

Ada dua komponen e-learning, yaitu konten dan platform. Konten merupakan bahan pelajaran yang bisa berupa teks, audio atau video. Ada pun platform berfungsi untuk mempublikasikan konten, biasanya berupa aplikasi berbasis web atau aplikasi mobile. Plaform e-learning dikenal juga dengan istilah Learning Management System (LMS). Bagi saya pribadi, daripada mengembangkan LMS sendiri lebih baik menggunakan LMS siap pakai. Tersedia banyak pilihan LMS. Ada yang harganya dibawah $75.

Kunci sukses bisnis e-learning ada di konten. Percuma kita punya platform yang canggih kalau tidak punya konten yang bagus untuk ditawarkan ke konsumen. Oleh karena itu sampai akhir tahun 2018 ini saya ingin fokus memproduksi video-video pembelajaran dulu.

Pada Mei 2105 saya pernah mengembangkan website platform e-learning NetSchool.id memanfaatkan CMS WordPress. Saya menggunakan paket theme & plugin berbayaraWPLMS.  Karena bisnis NetSchool.id belum berjalan seperti yang diharapkan, saya tidak bisa membayar perpanjangan domain & hostingnya sehingga terpaksa dihapus oleh perusahaan hosting. Alhamdulillah pada 6 Agustus 2018, saya bisa mendaftarkan domain NetSchool.id lagi. Untuk sementara ini websitenya saya biarkan kosong dulu.

Di dunia bisnis e-learning, ada dua pelaku bisnis ini yang saya jadikan sebagai panutan. Lynda Weinman founder Lynda.com dan Salman Khan founder KhanAcademy.org. Lynda Weinman berhasil menjalankan bisnis elearning berbayar Lynda.com sampai akhirnya dijual ke Linkedin.com dengan harga 1,5 Milyar US dollar. Sedangkan Salman Khan atau lebih familiar dipanggil Sal Khan berhasil mempertahankan portal e-learning gratisan KhanAcademy.org.

Lynda.com mendapat pemasukan dari biaya langganan akses konten sedangkan KhanAcademy.org mendapat pemasukan dari donasi dan sponsorsip. Lynda.com lebih banyak menyediakan video-video pembelajaran yang dibutuhkan di dunia kerja, sedangkan KhanAdemy.org lebih banyak menyediakan video-video pembelajaran yang dibutuhkan di dunia sekolahan. Kita tidak perlu memperbandingkan keduanya, karena masing-masing punya manfaat untuk pihak-pihak yang menggunakannya.

Saya memulai NetSchool.id saya ingin mengikuti kesukesan Lynda.com. Tapi karena modal yang saya punya terbatas dan saya belum bisa fokus memproduksi video-video pembelajaran, bisnis NetSchool.id belum bisa berjalan seperti yang saya harapkan. Karena saya masih penasaran dengan bisnis e-learning, saya akan coba menjalankan strategi Sal Khan saat memulai KhanAcademy.org. Saya akan mencoba memproduksi video-video pembelajaran yang akan saya publikasikan di YouTube. Untuk monetisasinya saya berharap mendapat pemasukan dari donasi dan sponsorsip. Kunci suksesnya saya harus konsisten memproduksi video-video pembelajaran.

Di masa mendatang, tidak menutup kemungkinan saya akan mencoba kembali strategi jualan akses konten seperti dijalankan Lynda.com. Untuk video-video pembelajaran yang mengajarkan keterampilan-keterampilan yang sifatnya Advance, saya yakin masih banyak orang yang mau mengeluarkan biaya untuk bisa mengaksesnya. Untuk hal itu saya perlu berkolaborasi dengan orang-orang yang punya pengalaman dan kemampuan yang mumpuni.

 

Leave a Reply

Close Menu